Danau Tasikardi Banten

2108 views

Tahukah kalian bahwa di Banten ada banyak sekali obyek wisata? Mulai dari wisata alam misalnya pantai sampai wisata religi. Satu dari sekian banyak yang tak terlalu riang ialah obyek wisata Danau Tasikardi.

Ketenarannya mungkin kurang dengan wisata pantai Carita yang tidak sedikit dikunjungi pengunjung lokal ataupun dari luar kota. Atau dari pantai di desa Sawarna yang tersohor indah dan sekarang banyak diperbincangkan di linimasa karena keindahannya itu.

Tetapi lagi-lagi tak banyak orang tahu bahwa danau Tasikardi tak cuma obyek wisata alam. Danau Tasikardi pun merupakan obyek wisata sejarah yang disana banyak sekali terdapat situs di waktu zaman kejayaan kerajaan Banten.

Danau Tasikardi adalah danau yang berada di desa Margasana, kabupaten Serang. Asal julukan Tasikardi adalah gabungan dari 2 suku kata bahasa Sunda, yakni Tasik dan Ardi yang maknanya Danau Buatan.

Berdasarkan sejarahnya, danau Tasikardi dijadikan pada masa pemerintahan Panembahan Maulana Yusuf yang adalah sultan nomor dua dari Kesultanan Banten. Konon kabarnya, dasar dari danau Tasikardi dibangun dari keramik batu bata dan dulunya merupakan kawasan peristirahatan sultan serta keluarganya. Danau yang dulu juga diketahui dengan nama Situ Kardi ini terdapat fungsi ganda di masa itu. Disamping sebagai penampung air sungai Cibanten yang mendiris persawahan, danau itu juga berfungsi tuk memenuhi pasokan air dari keluarga keraton serta warga di sekitarnya.

Obyek wisata danau Tasikardi ini adalah obyek rekreasi yang cukup banyak peminatnya wabil khusus di akhir pekan. Air danaunya yang damai, bergerak sejalan dengan hembusan angin dan sederetan pohon-pohon rindang yang ada di sekeliling membuat obyek wisata danau Tasikardi tersebut cocok menjadi sarana rekreasi keluarga ataupun untuk kalian yang mencari suasana damai atau menemukan inspirasi.

Suasana agraris hadir dengan keberadaan persawahan yang berada di sekitar danau Tasikardi. Kalian dapat memandangi keindahan danau Tasikardi dengan menjejakkan kaki dibawah pepohonan atau gelar tikar dan piknik di tempat itu. Saat musim panen datang, padi yang sudah menguning meningkatkan pesona wisata danau Tasikardi.

Danau Tasikardi juga adalah rumah untuk ikan-ikan didalamnya. Bagi kalian yang punya hobi mancing dapat menyalurkannya disana. Di kawasan danau Tasikardi ada toko yang menjual perlengkapan memancing jika kalian tak membawanya.

Apabila ingin melaksanakan kemah, di danau Tasikardi pula terdapat camping ground tuk kalian yang ingin bersatu dengan alam. Bosan main di danau, kalian bisa menyewa perahu dan pergi ke pulau kecil yang dulunya merupakan kawasan rekreasi keluarga sultan. Di pulau itu banyak sisa-sisa warisan kesultanan Banten.

Tuk tiba tempat ini kalian dapat memakai angkutan umum ke Kramatwatu dari Kota Serang. Atau sewaktu naik kendaraan pribadi, kalian bisa ambil arah Cilegon dari Kota Serang. Harga masuknya cukup murah Rp 2.500 jika tidak ada kenaikan harga.

Saat ini danau Tasikardi bersama dengan Masjid Agung Banten, Keraton Kaibon, Keraton Surosowan, Benteng Spelwijk, Pasar Lama Serang, dan Vihara Avalokitesvara termasuk ke dalam situs Banten Lama. Dimana kalian dapat mengunjungi bersamaan dengan mengikuti paket travel wisata yang umumnya disediakan oleh biro perjalanan wisata.

Tags: #daftar tempat wisata pantai di indonesia #object wisata pantai indrayanti jogja #objek wisata di indonesia yang mendunia #tempat wisata alam yang murah di bandung #tempat wisata di indonesia terbaik #tempat wisata kuliner di pantai indah kapuk #tempat wisata mangrove pantai indah kapuk #tempat wisata paling terpopuler di indonesia #tempat wisata pantai di sekitar jakarta #tujuan wisata pantai di indonesia #wisata pantai galesong telepon #wisata pantai pahawang lampung

Leave a reply "Danau Tasikardi Banten"

Author: